Langsung ke konten utama

Saat meragu ; Ayunkanlah langkah kecil berikutnya..





Sebenarnya aku ingin sekali membahas sesuatu yang lain di dalam tulisanku kali ini, aku ingin sekali bercerita tentang masa kanak-kanak, harapan, masa depan, namun aku selalu jatuh pada cerita yang membangkitkan hasrat setiap manusia di muka bumi ini, “Cinta” , sebuah kata dengan keintiman yang begitu besar, begitu dalam, karena pada akhirnya diatas segala-galanya, yang terpenting memang adalah kita dicintai, dan menurutku itu sangat penting.
         Dulu hidupku seperti permainan patung yang kita mainkan ketika kita masih kecil. Kamu harus membeku seperti patung pada posisi apapun saat kamu tersentuh, masih ingat kah kalian dengan permainan itu ?? sayang sekali, aku lupa namanya apa. Manakala terjadi sesuatu aku akan membeku seperti patung, terlalu takut untuk bergerak ke arah yang salah, takut untuk membuat keputusan yang salah. Dan yang menjadi masalah, jika kamu terlalu lama berdiam diri maka itulah keputusanmu.
Seperti itu aku yang dulu.

Sebuah hubungan, hubungan yang sedang kujalani. Ketika dihadapkan dengan sebuah pilihan, saat hati tiba-tiba meragu, maka aku akan ayunkan satu langkah benar berikutnya, langkah sekecil apapun itu. Biasanya kita tahu langkah yang ingin kita ambil tetapi langkah itu begitu kecil sehingga kita tidak melihatnya, karena pandangan kita terfokus terlalu jauh ke depan dan yang bisa kita lihat hanyalah lompatan raksasa yang menakutkan, bukan langkah kecil sederhana. Dan seolah-olah membuat kita menunggu, dan menunggu seakan-akan semuanya akan terjadi begitu saja dalam cetak biru yang menggulung seperti karpet merah di kaki kita, bahkan mungkin jika bisa seperti itu , kita pun akan takut mengikutinya.

…..Jika kita ingin hidup bersama dengan orang yang kita cintai, maka usahakanlah jalan itu, bukan diam menunggu sampai dewi fortuna datang, dua orang akan saling berusaha jika ia saling cinta, yaa Cinta, saling sayang adalah tentang saling mengusahakan. Dimulai dari hal-hal kecil, mengusahakan meluangkan waktu kosong salah satu pihak untuk sekedar menjemput, atau menemani makan siang, mengantar ke toko buku, menjemput kedatanganmu di bandara, memerhatikan hal-hal yang mendetail tentang dirimu, kesehatanmu. Langkah ini mungkin saja kecil tapi sangat berarti.  Sangat berarti bagi keduanya, jika dua orang menginginkan hubungan yang serius, maka pelan-pelan salah satu pihak akan memperkenalkan orang yang ia cintai kepada orangtuanya, kepada sanak keluarganya, demikian sebaliknya. Langkah kecil namun bernilai, bernilai saling menghargai, bernilai saling mengasihi.

…. Jika dua orang ingin menikah, maka mulailah merencanakannya, merencanakan impian itu . Bukan dengan menunggu dan menunggu, memang menakutkan untuk melakukan perubahan besar tetapi biasanya kita memiliki cukup keberanian untuk mengambil langkah kecil, kemudian satu langkah lagi, dan satu langkah lagi, begitu seterusnya.

             …. Jika seseorang ingin menurunkan berat badan maka ketika ia masuk ke restoran ia akan memesan salad, bukan kentang goreng. Jika seseorang ingin menjadi teman yang lebih baik, maka ia akan mengangkat telepon bukan sekedar melihat nomor yang keluar pada layar, Jika seorang anak ingin membuat orang tuanya tersenyum, maka sempatkanlah beberapa menit menelponnya, jika seseorang ingin menjadi musisi, maka ia akan mendaftarkan diri di bimbingan musik sejak ia masih remaja, jika seseorang ingin pandai berbahasa inggris, maka ia akan mengambil satu kelas tambahan di luar jam sekolah, jika seseorang ingin menjadi penulis novel, maka duduklah dan tulis satu paragraf.

Kedengarannya mudah dan sederhana, tapi butuh keberanian.
Saat dihadapkan dengan pilihan, tidak memilih apa-apa sudah berarti memilih, yang bijak adalah menghadapi pilihan itu kemudian menjalaninya.

…. Apa langkah kecil kamu berikutnya ??? apapun itu, lakukanlah !





moccachinta, 

Komentar

Postingan populer dari blog ini