Langsung ke konten utama

..Laki-laki dan takdirnya untuk mencintai.


  
Kepada perempuanku..
    
Aku ingin memercayaimu sepenuhnya, sedalam-dalamnya.
Aku tak ingin menjalani cinta yang meragu, apalagi jika kita saling meragukan
Aku percaya kau takkan mengingkari apa yang telah kita sepakati, bahwa apapun yang terjadi kita tetap selalu bersama, kita akan melewatinya sekeras apapun tantangannya.
Aku tahu persis, jika mencintai itu adalah perihal sebuah resiko, kau tentu paham akan hal itu.
Aku tak ingin berharap banyak pada cinta, sebab cinta seringkali memaksaku untuk menerima segala hal. Kau tahu bahwa berharap seringkali mendatangkan luka, kadang tak terlihat tetapi menyayat.

Kepada Perempuanku..
Mungkin aku memang sedikit bodoh, menunggu cinta semu dengan berjuta damba dan dibalut kesendirian. Karena andai saja kau tahu, setiap detik waktu yang berlalu adalah penantian yang terus melilit cemas tiada akhir.

Kepada Perempuanku..
Kalau sampai hari ini, aku masih terjaga dan berharap kau akan datang dengan cintamu untukku, itu karena memang hingga kini aku masih menunggumu.

Kepada perempuanku..
Semampuku telah kucoba menjalani hari-hari dan menunggu hari esok tiba, kumaknai setiap jengkal senyummu meski hanya menampar hampa.
Pengakuan perasaan ini sudah mengendap dan semakin berlipat pada setiap laju hari.

Kepada Perempuanku..
Karena aku bukanlah lelaki sempurna, ajari aku bagaimana mencintaimu dengan sewajarnya dan selayaknya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini