Langsung ke konten utama

Beternak Ayam Kampung Super di Rumah



Bagi suamiku, beternak menjadi salah satu alternatifnya dalam mengisi waktu luangnya, beternak menjadi caranya untuk mengusir suntuk dan kebosanan akan pekerjaan, karena tidak dapat dipungkiri terkadang kejenuhan terhadap pekerjaan membuat hidup kita monoton sehingga mengurung kreativitas. Setelah kurang lebih 8 bulan ini melakoni aktifitasnya sebagai peternak ayam kampung super, banyak hal yang dapat kami jadikan pengalaman di dalamnya. Saya terkadang harus ikut campur dalam urusan beternak ini, dikarenakan suami masih menjalani sebagian hidupnya sebagai karyawan, maka saya menggantikannya ketika dia tidak sempat untuk mengontrol langsung perkembangan ayam kampung super yang kami pelihara. Kami memulainya di rumah, lebih tepatnya di rumah ibu saya yang bertempat di Kabupaten Gowa, kebetulan lokasi kandang ternaknya tepat di samping rumah, disana ada tanah peninggalan almarhum bapak yang akhirnya kami jadikan peluang usaha beternak ayam kampung super, luasnya kira-kira 12 are. Namun, tidak keseluruhan lahan tersebut dipakai untuk ternak ayam ini, beberapa dipakai untuk menanam Toga ( Tanaman obat keluarga) ada juga beberapa tanaman buah seperti pisang dan rambutan, hal ini pula yang membuat kami gampang mengontrolnya setiap waktu, orang yang membantu kami mengelola ternak kecil-kecilan kami ini tempat tinggalnya tidak jauh dari rumah, ya istilahnya memanfaatkan orang disekitar juga, beberapa orang jadi mendapat tambahan penghasilan dari sebuah ternak kecil-kecilan.
Beternak merupakan hal yang pertama bagi kami, bisa disebut masih pemula, ya.. dicoba tak mengapa, dari pada tidak sama sekali. Seperti pepatah bijak yang pernah saya dengar “ Kita tidak tahu usaha mana yang akan berhasil, yang salah adalah ketika tidak pernah memulai sama sekali.  Dan akhirnya.. diperjalanan kami menjalankan usaha beternak ayam kampung super, kami memiliki banyak manfaat, tak jarang juga mengalami kendala, manfaatnya selain karena dapat belajar secara langsung dengan praktik, kita juga dapat pengetahuan tentang daging ayam itu sendiri. Seperti kita tahu daging ayam adalah makanan ataukah lauk yang sangat digandrungi oleh masyarakat, disamping karena memang zat-zat gizi yang terkandung di dalam daging ayam, tentu harganya lebih surah dibandingkan dengan daging sapi. Belum lagi permintaan pasar yang sangat banyak, dikarenakan menjamurnya tempat-tempat makan kekinian yang memakai daging ayam sebagai menu utama, yang secara otomatis bisnis ayam kampung super ini sangatlah menjanjikan. 


Lantas mengapa  saya memilih beternak ayam kampung ? ayam kampung adalah menu favorit hampir disetiap rumah tangga, daging ayam dikonsumsi tanpa memandang status ekonomi, dewasa ini semua lapisan masyarakat dapat menikmati daging ayam. Maka dari itu beternak ayam kampung super merupakan suatu peluang usaha yang menggiurkan bagi yang ingin serius menggeluti usaha ayam kampung ini, perkembangan ayam kampung super ini cepat, masa panen yang tidak perlu menunggu lama, hanya dengan 60 sampai 80 hari , jika dibandingkan dengan ayam ras pedaging, tingkat kematiannya juga relatif jauh lebih rendah. Ayam kampung super merupakan hasil persilangan adalah ayam kampung biasa dengan ayam kampung jawa. Persilangan ini melalui permuliabiakan ternak, sehingga daging yang dihasilkan memiliki cita rasa, karakteristik daging yang khas dengan perawakan yang persis menyerupai ayam kampung asli.
Nah, dari pengalaman saya dan suami selama kurang lebih hampir delapan bulan ini, yang meski hanya dilakukan di rumah. Saya akan membagi tips  bagi viewers yang ingin mencoba menjalanankan usaha berternak ayam kampung super.

1.     Menyiapkan lahan dan Modal awal ( Cost Produksi)
Seperti tema yang saya tulis sesuai dengan pengalaman saya, lahan yang diperlukan untuk memulai beternak ayam kampung super ini tidaklah harus besar, yah.. tentu karena masih permulaan, misalnya jika kita mempunyai pekarangan belakang rumah yang lowong dan tidak terpakai, kita dapat menggunakannya sebagai lokasi kita berternak. Sedangkan untuk keseluruhan cost produksi dapat diketahui setelah ayam-ayam kita sudah siap panen.

2      Mencari rekanan
Mencari rekanan adalah step kedua ketika kita ingin memulai beternak ayam kampung super, kita bisa memulai dari internet untuk memesan bibit ayam kampung super itu sendiri, saat itu bibit yang saya gunakan adalah bibit ayam kampung super dari jawa, yang saya beli Rp.9.000/ ekor, anakan ayam kampung yang kami beli adalah anakan ayam kampung super yang umurnya 2 hari. Saat itu kami memulai dengan memesan anakan dengan jumlah 250 Ekor. Mengapa harus mencari rekanan ??  mencari rekanan yang dapat mensuplai kita, karena jika suatu waktu anakan ayam kampung kita sudah habis. Setelah diputuskan akan memelihara berapa anakan, misalnya viewers ingin mulai dengan 100 ekor saja maka tentu kandang anakan yang dibutuhkan nantinya juga tidak usah besar-besar, demikian juga kandang dewasanya. Kita bisa mulai menghitung berapa anggaran yang akan kita habiskan untuk memulai beternak.

3.     Membuat Kandang
Setelah mendapat rekanan, dan sudah memutuskan berapa jumlah anakan yang akan dipelihara, maka step selanjutnya adalah membuat kandang untuk anakan dan kandang untuk ayam yang sudah berumur 1 bulan, ya.. karena jika usianya sudah lebih dari 3 minggu maka postur ayam juga berubah, akan bertambah berat dan besar. Otomatis kandang anakan yang telah dibuat sudah tidak cukup lagi uituk menampung ayam-ayam kita. Kandang anakan sebaiknya diberi lampu penghangat, dipasang thermometer di dalam kandang agar kita dapat mengukur suhunya, sebaiknya lebih tinggi 1 derajat dari suhu ruang, supaya anakan selalu merasa hangat, seperti sedang berada dipelukan induknya, serta terdapat ventilasi dengan tujuan agar anakan tidak gampang stress, juga sebagai sirkulasi udara.
Untuk kandang dewasa dapat disesuaikan dengan jumlah anakan yang dimiliki, sebagai contoh saat itu saya memiliki 250 anakan, saya membuat kandang dewasa berukuran 8 x 9 m, dengan syarat  teduh namun sebagian dari kandang terkena sinar matahari langsung ketika siang hari, terdapat sirkulasi, tidak tertutup, lokasi tidak membuat ayam-ayam stress, tidak bising. Saya memagari kandang dengan besi yang dilapisi dengan ram, agar hewan-hewan lain tidak mudah masuk dan mengganggu ayam-ayam ini, serta memudahkan pertukaran udara.
Oh iya, hampir lupa. Saat menyiapkan kandang maka sudah pasti keperluan lain seperti membeli tempat minum, dan tempat makan, bohlam lampu, kabel, thermometer masuk ke dalam anggaran.

Ini adalah contoh kandang anakan, dibagian luar dilapisi dengan ram yang tipis.
Keseluruhan body kandang terbuat dari tripleks dengan rangka besi.
yaa lumayan berat juga nih untuk bisa dipindahkan.
pembuatan kandang anakan ini ukurannya disesuaikan dengan jumlah anakan yang akan kita pelihara.

Anakan yang umurnya 4 hari, Saya memakai koran untuk pengalas kandang anakan, alasannya agar mudah dibersihkan.
pada masa ini, mereka lagi pada ngegemessin :D
lagi lucu-lucunya.
Anakan yang umurnya sudah 1 minggu, Foto ini diambil saat malam hari, dengan kondisi penghangat dari bohlam semuanya dalam kondisi menyala
oh iya, jika siang hari maka bohlamnya harus diatur, tdk perlu semuanya menyala, disesuaikan dengan temperatur terlebih dahulu, agar ayam-ayam tidak terlalu kepanasan yang dapat membuat ayam-ayam dapat terserang dehidrasi.

4.     Persediaan Pakan
 Ini termasuk salah satu biaya produksi yang lumayan besar, karena untuk penyediaan pakan ini tidak boleh putus sama sekali, Pertumbuhan ayam-ayam yang kita pelihara sangat bergantung pada pakan yang kita sediakan, untuk anakan dapat diberikan pakan yang mudah dicerna, seperti AD-2. Jika sudah masuk usia 1 bulan bahkan lebih dapat diberikan pakan yang seratnya lebih banyak, Untuk harga pakan itu sendiri kadang juga naik turun, jadi sebaiknya mencari rekanan yang akan mensuplai pakan dari ayam peliharaan kita, disamping untuk mendapat potongan harga, ketika pakan habis kita juga tidak repot mencari lagi, sisa menghubungi rekanan yang bersangkutan.


5.     Kebersihan Kandang dan Kesehatan Ayam
 Menjaga kebersihan kandang merupakan hal yang penting agar ayam-ayam yang kita pelihara tidak mudah terserang penyakit, untuk ayam anakan kita harus rutin menganti pegalas kandangnya, saat itu saya memakai Koran bekas sebagai pengalas kandang anakan, yang rutin diganti setiap 3-4 hari sekali. Selain kebersihan kandang agar ayam-ayam dapat tumbuh sehat, sudah wajib rutin diberikan vaksinasi, untuk vaksin dan vitamin ini tersendiri dapat dibeli di toko-toko pakan ayam, kita dapat membeli vaksin dan vitamin sesuai dengan usia ternak kita yang hendak diberi vaksin dan vitamin.

Ayam, umurnya 1 bulan 3 minggu.

Di kandang ayam dewasa ini saya menaruh pasir yang dicampur dengan sekam padi menjadi pengalas.

6.     Maintenance sampai hari panen
Pemeliharaan ternak ayam kita sangat mempengaruhi kualitas hasil panen kita nantinya, yaa.. memanglah susah-susah gampang, dibutuhkan keuletan, dibutuhkan kesabaran, karena membutuhkan proses dimulai dari memelihara anakan ini menjadi dewasa, merawatnya agar sehat, menyediakan air minum bagi ternak, rutin mengganti jika air minumnya habis, memberi makan, rutin memberi vaksin, menjaga kebersihan kandang. Saat itu saya sempat memanen beberapa minggu sebelum hari panen yang seharusnya, Dikarenakan permintaan. saya memulai beternak tiga bulan sebelum idul fitri, saya dapat memanen ayam saya menjelang lebaran pada H-5 Di umur 2 bulan 3 minggu. Tapi ada juga yang lebih cepat di usia tepat 2 bulan, sesuai permintaan saja. Kalau yang biasanya lebih cepat, permintaan datang dari teman-teman yang mempunyai anak bayi yang sedang MPASI, dikarenakan daging ayam yang masih berusia 2 bulan, dagingnya empuk dan tidak memerlukan waktu lama merebus untuk menghasilkan kaldu ayam asli.

Oh iya, ketika hari panen tiba kita sudah dapat memperkirakan berapa total cost produksi yang kita keluarkan, mulai dari modal anakan + pembuatan kandang + biaya pakan + biaya perawatan = cost produksi awal.
Untuk kandang karena akan dipakai berulang, maka sudah dipastikan itu adalah investasi, maka untuk produksi berikutnya biaya pembuatan kandang sudah tidak dimasukkan ke dalam cost produksi. Jadi untuk permulaan jika bicara soal untung, yaa sudah pasti untunglah walau sedikit, yang penting jangan sampai berhenti di hanya satu kali produksi saja. Satu lagi hal yang hampir saya lupakan, yaitu setelah hari panen, setelah semua ayam-ayam sold out maka jangan lupa untuk membersihkan kandang, entah itu kandang anakan ataupun kandang dewasa. Keduanya harus dibersihkan dengan desinfektan khusus unggas, lalu kandang dijemur ataukah dibiarkan terkena matahari langsung selama satu minggu lamanya.

Di delapan Bulan ini, semenjak beternak ayam kampung di rumah, sudah dua kali kami panen besar, yaitu saat idul fitri dan idul adha. Yang dulu kami hanya  berani memelihara 250 ekor, saat ini kami memulai anakan baru dengan 600 ekor untuk dipanen di tahun baru 2018. Semoga banyak yang merayakan tahun baru di rumah bersama keluarga dengan makan ayam ya hehehe.




Selamat berwirausaha.
Semua bisa jadi pengusaha.



regards,
@moccachinta


Komentar

  1. luar biasa cintaaa tipsnya..
    tekadnya beternak juga.. thumbs up deh buat kalian.
    semoga lancar dan sukses yaaaaaa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini