Langsung ke konten utama

Berterima Kasih Kepada Masa Lalu.



Terkadang dalam hidupmu, kau hanya ingin sendiri. Menikmati  hari – hari sendiri tanpa siapapun. Tidak pernah ada alasan yang perlu dijelaskan untuk hal itu. Kau hanya ingin sendirian. Dan tak pernah saya pungkiri, Bahwa terkadang kesendirian memberikan banyak hal dalam kehidupan ini. Dalam beberapa tahun terakhir di kehidupanku, saya ingin berterima kasih kepada masa lalu. Masa – masa dimana bulan – bulan yang berlalu adalah hari – hari sedih, hari – hari bahagia yang disimpan rapat-rapat sebagai rahasia. Saya sama sekali tidak pernah menyesal. Ketika mungkin kau pernah begitu mencintai seseorang kemudian akhirnya memutuskan untuk mengakhiri dan sama-sama pergi. Memang beginilah adanya, suatu ketika keinginan tidak selalu berjalan dengan apa yang terjadi, meski mungkin telah kau jaga, pada saatnya pun yang kau cintai itu akan pergi memilih hidupnya dan kau pun berjuang untuk menata kembali hidupmu juga hatimu.
Masa lalu memang untuk ditinggalkan, jangan pernah terperangkap olehnya sehingga membuatmu hanya jalan di tempat dan tidak bisa kemana-mana. Lepaskanlah. Biarkan masa lalu itu memilih jalannya sendiri, Biarkan hari ini mengalir selaras dengan keadaan, karena tak ada gunanya memaksa. Meski telah banyak hal baik yang diperoleh dari masa lalu, namun tidak jarang masa lalu akan menjadi masalah besar dalam hidup ini yang tidak seharusnya jika pada akhirnya kita tetap berpegang erat-erat padanya.
Banyak ungkapan jika masa lalu adalah benalu yang melekat pada ingatan seseorang, namun itu hanyalah persoalan waktu. Karena setiap orang butuh waktunya sendiri - sendiri untuk tidak lagi mengikutsertakan masa lalu yang tertanam di kepalanya. Mungkin dengan catatan jika kita menyelesaikan segalanya dengan cara yang benar. Setiap kisah dari masa lalu selalu memiliki sisi bahagia, bahkan pada cerita yang mungkin disebut sebagai sebuah kesalahan, sebuah kebetulan, atau bahkan kecerobohan. Tenanglah.. yang pasti kau telah berhasil melewati segalanya. Bahagia, sedih, Kesendirian bahkan kebersamaan. Jatuh dan patah sekalipun akan menjadi cerita yang akan kita kenang kala rambut ini memutih dan keriput mulai tampak. Berterima kasihlah karena telah diajarkan bagaimana caranya bertahan, bagaimana pahitnya berjuang, agar kau tahu sekuat apa dirimu untuk dapat sekedar merasakan, Seperti inilah sebuah perjalanan.



@moccachinta

Komentar

Postingan populer dari blog ini