Langsung ke konten utama

Ketika harus memberi Reward kepada diri sendiri, Hotel Melia Makasssar tempatnya.



Jum’at pagi di 28 Oktober 2016. Saya bergegas menuju Rumah sakit dan menyelesaikan pekerjaanku di sana hingga alarm ponselku berbunyi mengingatkan bahwa hari ini saya memiliki janji dengan Pihak Hotel Melia Makassar untuk bersantai  satu malam di sana bersama sahabat saya Sani. Setelah melalui beberapa diskusi bersama pihak hotel mengenai waktu dan tanggal dimana kami akan menginap, akhirnya ditemukanlah kesepakatan di tanggal 28 hari ini. Ya.. mungkin karena padatnya jadwal yang saling kejar-kejaran satu sama lain. Bukan hanya saya, sahabatku sani pun demikian. Kesibukan masing-masing membuat kita jarang memiliki waktu untuk diri sendiri, perempuan jaman sekarang ya bukan hanya sibuk di rumah tapi juga di luar rumah. Sebagian dari kami (perempuan) pergi ke luar rumah karena alasan pekerjaan demi membuat roda ekonomi keluarga terus berputar. Menurutku ini adalah hal yang membanggakan disaat kaki kita tegap dan kuat menapaki kehidupan ini tanpa sedikitpun rasa tertekan. Alasan inilah maka sangat penting untuk memberikan reward kepada diri sendiri setelah kontribusi yang kita berikan terhadap hidup kita maupun keluarga. Setiap orang berhak menikmati dirinya sendiri.
Saya mengemudikan mobil sedan putihku menuju rumah sahabatku bermaksud menjemputnya lalu kami sama-sama akan menginap di Hotel Melia Makassar, Hujan dengan riangnya pun turun membuat pengendara motor buru-buru untuk sampai di tempat tujuan, jalanan semakin macet, memadat, ditambah traffic light yang ternyata sedang mengalami gangguan sehingga menyebabkan kemacetan yang luar biasa. Seluruh pengguna menjadi tidak sabar dan saya pun demikian. Saya ingin buru-buru sampai ke Hotel Melia karena badan ini sudah letih tak karuan, seminggu yang benar-benar melelahkan, laporan yang tiada henti, permintaan visum yang silih berganti, Pliss saya butuh kasur, saya butuh waktu untuk diri sendiri.
Setelah hampir dua jam bergelut dengan kemacetan, sampailah kami di HOTEL MELIA MAKASSAR yang terletak di Jl. Andi Mappanyukki No.17. Sore sekali kami tiba di sana, dengan senyumnya yang ramah bapak-bapak menghampiri mobil kami yang berhenti di depan lobby hotel dan kami dipersilahkan untuk masuk. Kendaraan kami diparkir secara Vallet. 


HOTEL MELIA MAKASSAR


Suasana Lobby HOTEL MELIA MAKASSAR. 
Kami pun masuk ke lobby dan bertemu dengan Mas Viki, salah seorang pihak Melia yang saat itu sedang sibuk karena baru saja EVENT MEET AND GREAT penyanyi Afgansyah Reza digelar disana, mungkin sekitar satu jam yang lalu.  Mas Viki menyambut kami dengan sangat baik, Dia memperkenalkan Hotel Melia, kami duduk bercengkrama menikmati indahnya malam dari teras Restoran Merkado, ditemani dengan menu andalan Merkado Restaurant membuat bincang-bincang kami semakin sempurna, Mas Viki menceritakan seputar arsitektur sampai fasilitas-fasilitas yang terdapat di Hotel ini.

Merkado Restaurant adalah All day Dining, dimana dapat dinikmati oleh pengunjung meskipun tidak melakukan Check-in.
HOTEL MELIA MAKASSAR merupakan hotel Urban Bintang 4 yang bergaya Modern ; Urban. Arsiteknya adalah orang Lokal dari Indonesia. Dimana Hotel ini terdiri dari 135 Kamar dan Suite yang berdekorasi indah dan menawan. Letaknya yang menurutku sangat strategis karena berada di pusat distrik perkotaan, dekat dengan pusat aktifitas seperti kantor dan pusat belanja. Karena Kota Makassar dikenal sebagai ibu kota Sulawesi Selatan dimana adalah Kota terbesar di Indonesia bagian timur. Kota Makassar dikenal sebagai kota yang kaya akan kuliner dan kebudayaannya sehingga banyak orang dari luar Sulawesi datang berkunjung ke Makassar untuk menyaksikan langsung keunikan dan kelebihan-kelebihan ini.
Konsepnya yang modern dan mengusung tema Urban berciri khas spanyol, sesuai dengan kebutuhan kalangan masa kini, mulai dari anak muda sampai eksekutive bisnis. Hotel Melia Makassar menyediakan tempat-tempat hangout yang bisa dikunjungi meskipun tidak melakukan Check-in. Seperti The Society Bar & Lounger Rooftop yang memiliki interior yang nyaman dan mengagumkan, membuat kita dapat leluasa menikmati waktu luang bersama pasangan, sahabat dan keluarga. Selain ciri khas interiornya di sana juga kita akan disuguhkan pemandangan kota Makassar yang menakjubkan dengan kisaran 360 derajat, ini adalah salah satu pemandangan terbaik yang bisa dinikmati dan dikunjungi.
Bagi kalian-kalian yang sekedar ingin makan malam dengan suasana yang menyenangkan namun tetap private, kamu dapat mencoba Restaurant All Day Dining Merkado. Menu-menu yang begitu istimewa disajikan di Restaurant ini, mulai dari cocktail pilihan sampai menu-menu andalan Merkado.

Me Salmon merupakan salah satu menu rekomendasi dari Hotel Melia Makassar.
Ikan salmon yang lembut dipadu dengan saus khas dari buah naga memberi rasa tersendiri ketika disantap.
plus menikmati ikan salmon ini dilengkapi dengan kentang tumbuk.
Hmm yummy, enak banget !
Untuk yang ingin berolahraga, jangan khawatir.  Hotel Melia Makassar menyediakan kolam renang Infinity yang berada di dalam ruangan, dilengkapi dengan Sauna Room,  Fitness Room, ALMA SPA dan Beauty Salon dengan Ruang perawatan Pribadi, membuat kita benar-benar memanjakan tubuh dan pikiran. Sangat cocok bagi perempuan-perempuan yang aktif baik di rumah maupun di luar rumah, menumpuknya pekerjaan rumah terkadang membuat kita kurang bersemangat, Ibu rumah tangga pun sangat perlu untuk  menikmati waktunya sendiri agar kembali bersemangat mengerjakan kewajibannya mengurus keluarga, mengurus anak-anak.

Infinity Pool Hotel Melia Makassar diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu luang, kolam renang ini limited loh.. kalau hari biasa jika tidak tidak melakukan check-in, pengunjung dibatasi agar tidak mengurangi konsep utama hotel ini yaitu private.
yuk, buruan reservasi. 

Fitness Room disediakan bagi pengunjung yang ingin menikmati sensasi berolahraga sambil menikmati pemandangan Kota Makassar.
            Lama kami berbincang-bincang sambil menikmati makan malam bersama mas Viki, ditemani menu yang sangat enak dan pemandangan kota Makassar di malam hari, membuat pembahasan kami semakin panjang dan menyenangkan. Mulai dari Hotel sampai pengalaman Travelling, banyak hal yang kami peroleh, banyak pelajaran yang dapat diambil malam itu. Malam semakin larut dan saya bersama sahabat saya pun diantar menuju kamar yang akan kami tempati. Kami menginap di Premium Room Hotel Melia Makassar. Kamar kami kira-kira luasnya berukuran 26 – 28 M2  dengan jendela dari lantai ke plafon, membuat kita leluasa untuk menengok pemandangan di luar. Semuanya didekorasi dalam gaya kontemporer. Dilengkapi dengan dua kasur KING, meja yang nyaman, kursi berlengan dan akses Wi-Fi 24 jam. Untuk kamar mandi, seluruhnya berinteriorkan Marmer, ukurannya luas, dilengkapi dengan shower pengatur air hangat dan dingin. Membuat kenyamanan tersendiri saat kita mandi, tersedia pengering rambut, dan perlengkapan mandi lainnya.



Kamar yang saya tempati bersama sahabat saya. 

Setelah mengganti baju dan membersihkan diri alias mandi, saya merebahkan diri di kasur dan meluruskan kaki. Benar-benar peggel hari ini. Saya kemudian menyalakan TV dan menonton beberapa film yang disajikan oleh channel-channel berkualitas. Sesekali terlibat obrolan dengan sahabatku, kemudian sesekali menerima telepon dari klien. Bantal-bantalnya yang lembut juga suhu ruangan yang dapat diatur sendiri membuat tidurku lelap hingga pagi hari.


Terima kasih HOTEL MELIA MAKASSAR.
Setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam memberi reward kepada dirinya setelah apa yang dilakukannya untuk dirinya maupun orang-orang disekitarnya. Ada yang keluar rumah pergi membeli makanan enak, ada yang menghabiskan hari liburnya dengan olahraga, ada yang keluar rumah untuk memanjakan tubuh di pusat perawatan tubuh, ada yang keluar bersama teman-temannya hanya sekedar ngopi-ngopi, duduk-duduk cantik ngerumpi, ada yang keluar makan malam bersama pasangan dan mungkin masih banyak lagi cara lainnya. Mengapa tidak ? untuk mencoba menikmati itu semua di HOTEL MELIA MAKASSAR. Saya bersama sahabat saya sudah menikmatinya, sekarang giliran kamu.




Best Regards,

Chinta Masnitarini









Komentar

  1. Tempo hari dikau makan apa say disana?/kayak mauka coba semua haha

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini